Saturday, May 26, 2007

Why I’m So Special

"Wajah siswa kelas II STM itu tertunduk lesu. Bibirnya langsung terkatup rapat ketika mendengar kata "sekolah". Johan, begitu ia biasa disapa, terpaksa drop-out setelah orangtuanya tak mampu membayar tunggakan uang sekolah. Pabrik tempat ayah dan ibunya bekerja terendam lumpur. Wajah pilu Johan seolah mengatakan, lumpur telah pula mengubur seluruh masa depannya. Sepenggal news dari kompas.


Andaikan saja, aq punya uang banyak, aq ingin dirikan sekolah gratis, dari buku, seragam sampai fasilitas sekolah. Ada anak yang otaknya encer tetapi keluarganya ga mampu biayai, tetapi ada keluarga kaya, anaknya ga mau sekolah. Setiap orang mempunyai garis kehidupan masing2. Sekolah itu menurut aq no. 1 yang paling utama, walaupun demikian dulu aq juga mengalami masa2 sulit di sekolah.


Aq berasal dari keluarga biasa aja, yang namanya makan aja sudah alhamdulillah. Bapak aq hanya seorang karyawan, dan mama berjualan nasi, namun sekarang ga jualan lagi. Setiap hari berangkat sekolah, aq membawa nasi uduk pesanan temen2 sekolah. Aq cuek 'n ga minder, biarin temen2 lain mo bilang apa tentang diri aq. Tujuan cuma satu, supaya nasi uduk laku terjual dan uang tersebut bisa nambahin uang bayaran sekolah.


Why I'm So Special ? Walaupun aq hanya seorang penjual nasi uduk di sekolah, aq masuk rangking 3 besar dan dapat beasiswa. Walaupun aq mempunyai kekurangan dalam hal dana, namun aq punya kegigihan dalam belajar. Mungkin ini mujizat dari Allah :) Dan hasilnya terbukti, dapat beasiswa berupa uang. Lumayan buat nambahin2 bayar spp :D 'n lulus SMU.


Note : tulisan Why I'm So Special, dalam rangka ikut kontes Jennie

9 comments:

Jennie S. Bev said...

Komentar resmi ntar kalau sudah terkumpul ya... ;) Thanks Gadis!

Jennie

Cemol said...

Wah, benar-benar "nice-day" dech..! SAlam kenal.

eddy said...

Gadiez, elo hebat banget!!!
Belajar linux :)
Websitenya juga cool bisa ngasilkan duit lagi , bisa dong bagi2 infonya :)

Cafeblogger said...

Wah, makanya blognya dioptimasi agar bisa dapat lebih banyak duit jadi bisa kasih beasiswa ke lebih banyak anak walau mungkin masih belum bisa dirikan sekolah gratis :)

Kang Kombor said...

Kamu memang special, Gadis! Hug and kiss from KK yah...

Jewel said...

Oh..oh gadis, kau gadis yang spesial bagiku. salam manis ya.. mampir dong.

Sekarindo Bakti group said...

To...Gadis tetep semangatnya. banyak2lah memberi maka engkau akan semakin banyak menerima. (pitik)

umar said...

Wah Keren... aku terharu dengan ceritanya... hiks hiks

way said...

good idea.'''''''